Home Info Arthropoda Berbahaya dan Mengapa Itu harus Dibasmi

Arthropoda Berbahaya dan Mengapa Itu harus Dibasmi

22
0
Cara kerja pelbagai pestisida yang sifatnya membunuh arthropoda
Cara kerja pelbagai pestisida yang sifatnya membunuh arthropoda

Adapun cara kerja pelbagai pestisida yang sifatnya membunuh arthropoda dan atau rodentia tersebut , jika ditinjau dari jalan masuk ke tubuh binatang yang akan dibunuh, dapat dibedakan atas:

a.            bersifat racun pada saluran pencernaan. Pada pestisida macam ini, jelaslah harus masuk melalui atau bersama makanan. Ditemukan misalnya pada lead arsenic.

b.            bersifat racun jika kontak dengan pestisida tersebut.. Di sini yang terpenting ialah terkenanya binatang yang ingin dibunuh dengan zat kimia yang dipergunakan, jadi masuk ke dalam tubuh melalui jaringan tubuh luar.

c.             bersifat racun pada saluran pernapasan. Di sini racun masuk melalui pernapasan binatang yang ingin dibunuh. Pestisida yang dipergunakan di sini ialah dalam bentuk gas.

3. Pengawasan biophysical:

Pengawasan cara ini pada dasarnya perpaduan dari dua macam cara, yakni cara fisik dan cara biologi. Prinsip yang dipakai di sini ialah pertama menangkap binatang tersebut (biasanya jenis jantan, jadi cara fisik), dan kemudian disterilkan dengan memper-gunakan sinar gamma (jadi cara biologi), untuk kemudian dilepas kembali ke alam. Karena sterilisasi ini, maka tidak akan terjadi pembuahan sehingga jumlah binatang dapat dikontrol. Jika cara ini akan dipergunakan, haruslah diperhatikan beberapa hal, misalnya harus diketahui bahwa jumlah jenis jantan tidak begitu banyak, sehinggit upaya sterilisasi yang dilakukan tidak sia-sia, tidak sukar menangkap binatang tersebut. Yang terpenting ialah memperhatikan biaya yang dibutuhkan; jika biayanya tinggi, tentu saja tidak baik dilakukan.

4. Pengawasan bilogis:

Prinsipnya ialah dengan memanfaatkan binatang lainnya yang menjadi musuh dari arthropoda dan atau rodentia. Ada dua cara pendekatan yang sering dilakukan yakni:

a.            Membawa binatang yang menjadi musuh dari daerah lain ke daerah yang ingin diawasi. Prinsip ini dilakukan, jika diketanui bahwa di daerah yang ingin diawasi tidak ditemukan binatang yang akan dibawa tersebut.

b.            Menciptakan keadaan lingkungan sedemikian rupa, sehingga binatang yang menjadi musuh dan telah berada di daerah tersebut dapat lebih berkembang biak, dan dengan demikian dapat membunuh atau memusnahkan arthropoda dan atau rodentia yang ingin diawasi.

Macarn dari hewan yang diharapkan dapat membunuh an-thropoda dan rodentia tersebut heraneka ragam. Dapat disebut misalnya: laba-laba, burung dan atau ikan untuk mengawasi se-rangga, serta kucing dan atau anjing untuk mengawasi rodentia.

5. Pengawasan cultural:

Prinsipnya ialah menciptakan keadaan lingkungan sehingga tidak menguntungkan arthropoda atau rodentia, dengan jalan mengubah kebiasaan atau sikap hidup yang tidak menguntungkan. Misalnya tidak membiarkan tergenangnya air di pekarangan, membersihkan daerah tempat tinggal dan lain sebagainya. Mem- biasakan mengganti jenis tanaman, memilih waktu tanam yang tepat dan lainnya yang sejenis ini, juga termasuk pengawasan

secara cultural, karena dengan mengganti jenis tanaman serta memilih waktu tanam yang tepat, dapat dihindari terjangkit hama tanaman. Sebab sebagabnana diketahui kebanyakan serangga memakan satu jenis tanaman saja; jadi jika jenis tanaman diganti-ganti, maka serangga tersebut tidak sempat berkembang biak, karena bahan makanan yang dibutuhkan tidak tersedia. Dengan perkataan lain, jika dapat ditumbuhkan kebiasaan mengganti-ganti jenis tanaman tersebut, samalah artinya telah memutuskan rantai makanan dari aerangga yang hendak dikontrol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here