Home Opini Awasi Tikus, Hindari Penyakitnya

Awasi Tikus, Hindari Penyakitnya

26
0
Awasi Tikus, Hindari Penyakitnya
Awasi Tikus, Hindari Penyakitnya

Dalam rangka menghindari penyakit yang disebabkan oleh tikus telah banyak cara untuk mengawasi tikus, yang kesemuanya perlu pula diketahui oleh petugas kesehatan.

Yang menjadi masalah dalam kesehatan lingkungan ialah famili muridae tersebut, karena tikus jenis inilah yang hidupnya “berdampingan” dengan manusia. Selanjutnya tikus yang termasuk famili muridae ini dapat pula dibedakan atas beberapa spesies. Yang terpenting di antaranya ialah tikus riol (rattus norvegicus), :ikus atap (rattus rattus) s2rta tikus rumah (mus musculus).

Tikus riol ditandai oleh bentuknya yang besar, mempunyai warna cuklat kemerah-merahan, serta mempunyai ekor dan telinga yang relatif kecil. Tikus jenis ini diduga berasal dari Cina,

saat ini boleh dikatakan ditemukan di hampir semua daerah tempat tinggal manusia, terutama di kota-kota yang tidak terpellhara kebersihannya. Tikus atap ditandai oleh ekomya yang lebih panjang dibandingkan dengan kepala dan badan, mempunyai tubuh yang lebih kecil jika dibandingkan dengan tikus riol, dan senang tinggal di loteng-loteng. Tikus atap ini dibedakan pula atas beberapa sub spesies yakni tikus abu-abu (rattus rattus alexandr.inus), tikus hitam (rattus rattus rattus), serta tikus buah-buahantdkus pohon (rattus rattus frugivorus). Sedangkan tikus rumah ditandai oleh tu nya yang Lerukuran kecil sekall dan mempunyai warna abu-abu kotor.

Tikus menimbulkan masaiah bagi kehidupan manusia, karena:

Tikus menimbulkan kerusakan pada alat-alat rumah tangga, ataupun pada tanam-tanaman.

2. Tikus menimbulkan penyakit pada manusia (rodent born diseases) seperti penyakit pes, penyakit weil (leptospirosis), salmonellosis, demam gigitan tikus (rat-bite fever), demam typhus murine atau penyakit sodoku.

3, Tikus menunbulkan masidah ekonomi, karena tikus memakan bahan makanan yang dibutuhkan manusia. Di Amerika Serikat misalnya seekor tikus memakan tidak kurang dari 0,1 kg gandum sehari.

Untuk mencegah pelbagai kerugian yang disebabkan kehadir-an tikus tersebut, maka manusia berusaha mengawasinya. Langkah pertama yang dilakukan dalam upaya pengawasan tersebut ialah mengenal sifat-sifat dari tikus. Karena dengan mengenal sifatoesifat ini, akan dapat dicari cara pengawasan yang sebaik-baiknya. Ada-pun sifat-sifat khusus tikus antara lain:

1.            Tikus senang hidup di tempat-tempat di mana terdapat ma-kanan, atau sisa-sisa makanan. Pengetahuan seperti ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah tidak adanya tikus di daerah kediaman yakni dengan menjaga bahan makanan selalu ter-tutup rapi serta sisa-sisa makanan tidak dibuang sembarangan.

2.            Tikus keluar pada malam hari, sedangkan pada siang hari umumnya ia bersembunyi di sarang.

3.            Tikus dapat memanjat inelalui kawat atau tali yang vertikal, serta dapat meniti kawat atau tali yang diletakkan horizontal.

4.            Tikus dapat memanjat melalui bagian dalam pipa yang berdiarneter antara 2 sampai 10 cm. Selanjutnya dengan keempat kaki yang dimilikinya, tikus dapat memanjat melalui bagian luar pipa dengan diameter sekitar 7,5 cm ke atas. Pengetahuan seperti ini dapat dirnanfaatkan untuk mencegah adanya tikus, misalnya dengan menutup semua lubang masuk pada bagian rumah yang mempunyai penghubung dalam bentuk pipa.

5.            Tikus dapat meloncat vertikal setinggi 90 cm. Dalam hubung ini amat dianjurkan untuk tidak meletakkan bahan makanan di atas meja yang tingginya kurang dari 90 cm

6.            Tikus dapa meloncat sejauh 1,2 m; tikus dapat jatuh dari ketinggian 15 m tanpa mati.

7.            Tikus umumnya tidak meninggalkan sarang terlalu jauh. Tikus rumah paling jauh biasanya berkeliaran sekitar 7,5 m di sekitar sarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here