Home Tips Baca Situasi Pengamatan Lalat dan Raup Keuntungan Kesehatan darinya

Baca Situasi Pengamatan Lalat dan Raup Keuntungan Kesehatan darinya

24
0
Mendapatkan hasil pengawasan lalat yang memuaskan
Mendapatkan hasil pengawasan lalat yang memuaskan

Untuk mendapatkan hasil pengawasan lalat yang memuaskan, maka sifat-sifat dan cara hidup lalat haruslah diketahui. Beberapa sifat lalat yang terpenting di antard.nya ialah:

1.            Lalat suka hidup di tempat yang kotor, mis’ alnya pada ko-toran manusia, kotoran hewan ataupun sampah.

2.            Untuk berkembang biak lalat membutuhkan udara panas yang lembab serta tersedianya bahan makanan yang cukup.

3.            Lalat tertarik pada bau-bauan yang busuk, serta bau dari makanan ataupun minuman yang merangsang.

4.            Lalat tertarik pada cahaya lampu.

5.            Lalat dapat terbang sejauh 200 m sampai 1.000 m.

6.            Lalat takut dengan warna biru.

Pengetahuan akan sifat lalat seperti ini, dapat dimanfaat-kan misalnya untuk mencari atau menemukan sumber lalat, yakni dengan mencari tempat-tempat yang kotor seperti gundukan kotoran, tempat pembuangan sampah, kakus yang tidak bertutup ataupun pada bangkai hewan yang mungkin terdapat di pekarangan. Kecuali itu, dengan mengetahui sifat-sifat lalat, dapat pula diusahakan cara menghindari lalat tersebut, yakni kecuali menjaga kebersihan lingkungan dan perseorangan juga menutup makanan sehingga lalat tidak sempat datang atau menghinggapi makanan tersebut.

Selanjutnya, mengetahui-sildus kehidupan lalat pun merupakan hal yang penting untuk mendapatkan hasil pengawasan lalat yang baik. Lalat adalah insekta yang mengalami metamorfosa yang sempurna, dengan stadium telur, stadium tempayak, stadium kepompong serta stadium dewasa. alat betina umurnnya telah dapat menghasilkan telur pada usia 4 sampai 20 hari setelah dewasa. Telur ini biasanya diletakkan pada daerah yang terhindar dari sinar matahari dan tersedia cukup makanan. Jika tersedia panas yang dibutuhkan (telur dan tempayak tidak tahan pada suhu di atas 73 derajat. celcius), maka dalam tempo 12 jam telur tersebut akan menetas dan menghasilkan tempayak, yang dalam waktu. antara 4 sampai 7 hari akan berubah bentuk menjadi kepompong. Jika suhu yang dibutuhkan sesuai yakni sekitar 73 derajat celcius maka sekitar 3 hari, kEpompong akan berubah menjadi bentuk dewasa. Sebelum terbang meninggalkan tempatnya ia memerlukan waktu dahulu sekitar 1 jam untuk mengeringkan tubuh dan sayapnya. Kemudian setelah beristirahat selama lebih kurang 15 jam, ia mulai kehidupannya sebagai layaknya lalat dewasa. Usia lalat dewasa biasanya antara 2 sampai 4 minggu, tetapi dapat bertahan lebih lama jika udara dingin.

Demikianlah, dengan pengetahuan akan siklus kehidupan lalat sebagaimana dikemukakan di atas, maka pengawasan lalat dapat dilakukan secara lebih efektif. Pada umumnya pengawasan ialat ini dapat dilakukan atas 3 cara, yakni:

(1)          yang ditujukan terhadap telur, jadi menghilangkan daerah yang mungkin dipakai sebagai tempat berkembang biak; pengawasan cara ini disebut pengawasan lingkungan;

(2)          yang ditujukan terhadap tempayak, misalnya menghindari tempat yang lembab;

(3)          yang ditujukan terhadap lalat dewasa, dengan pelbagai cara yang dapat dilalcukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here