Home Tips Cara praktis membuat buah-sayur kaleng

Cara praktis membuat buah-sayur kaleng

23
0
Membuat buah-buahan atau sayuran dalam kaleng
Membuat buah-buahan atau sayuran dalam kaleng

Dalam proses membuat buah dan sayuran kaleng, maka langkah-langkah yang harus ditempuh ialah:

1.            Lakukanlah penseleksian bahan makanan dengan sebaik-baiknya. Pilihlah yang baik, buang yang rusak; atau jika ada bagian yang dipandang tidak ada gunanya untuk kesehatan, tidak perlu dimasukkan.

2.            Cucilah bahan makanan tersebut dengan bersih.

3.            Bilaslah makanan tersebut dengan mempergunakan air panas atau air hangat atau dapat pula dipergunakan uap panas.

4, Masukkanlah ke dalam kaleng yang telah disediakan. Panas-kanlah secukupnya untuk mengeluarkan udara dari bahan makanan tersebut. Jika dipunyai alat vakum, gunakanlah alat tersebut. Udara yang ada dalam kaleng bersama-sama buah-buahan atau sayuran rusak karena proses oksidasi.

5. Tutuplah kaleng tersebut dengan sebaik-baiknya.

Pada umumnya makanan dalain kaleng mempunyai batas waktu berlakunya, dan karena itu cantumkanlah batas waktu tersebut pada etiket. Untuk mengetahui apakah makanan dalam kaleng masih baik atau tidak, ada beberapa patokan yang dapat dipakai, yakni:

1.            Apakah kaleng menggelembung atau tidak. Jika menggelembung berarti makanan telah tidak baik, karena telah terjadi pembentukan gas oleh kuman clostridium Botulinum yang mungkin masuk ketika pengalengan. Seseorang yang menderita keracunan clostridium Bobilinum memperlihatkan gejala kejang.

2.            Lihatlah tutup kaleng tersebut. Jika tutup telah terlepas sebaiknya makanan dalam kaleng jangan dipergunakan lagi. Lepasnya tutup dapat karena soldirnya tidak kuat atau mungkin karena tekanan gas yang terbentuk.

3.            Lihat pulalah, apakah kaleng tersebut bocor atau tidak. Jika bocor, makanan tersebut tidak boleh dimakan, karena mungkin sudah terkontaminasi dengan kuman ataupun zat lainnya yang membahayakan kesehatan. Kaleng jadi bocor mungkin karena kwalitas kaleng kurang baik, bahan pembuat kaleng berkarat atau karena sering jatuh.

SANITASI SUSU:

Susu adalah bahan makanan yang paling baik untuk kesehat-an, karena susu mengandung zat gizi yang lengkap dan sempurna. Bagi bayi, susu penting untuk pertumbuhan tubuh, sedangkan bagi orang dewasa susu penting untuk memelihara agar tubuh tetap dalam keadaan sehat dan segar. Di dalarn susu ditemukan pelbagai zat gizi, mulai protein, lemak, karbo hydrat, mineral ataupun vitamin, yang kesemuanya amat dibutuhkan oleh tubuh. Diperkirakan setiap 1,136 liter (1 quart) susu mengandung 500 600 kalori. Vitamin yang ditemukan di dalam susu ialah vitamin A, B dan C. Haiiya saja jika susu telah dipanaskan maka kadar vitamin C akan berkurang sedikit. Karena itulah jika bayi diberi susu sapi, maka bayi tersebut perlu diberi tambahan air jeruk, yang penting artinya untuk mensubstitusi vitamin C yang hilang karena pemanasan. Untuk lebih menyempurnakan nilai gizi maka dalam pengelolaan susu sering pula ditambahkan vitamin D, E dan K yang memang dibutuhkan bayi untuk perkembangan tubuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here