Home Info Mengawasi Lalat dan Bahayanya bagi Kesehatan

Mengawasi Lalat dan Bahayanya bagi Kesehatan

20
0
Macam pengawasan lalat
Macam pengawasan lalat

Dengan mengelompokkan lalat atas dua bentuk yakni bentuk muda (dari telur hingga kepompong) dan bentuk dewasa, maka macam pengawasan lalat dapat dibedakan atas dua macam yakni: 1. Yang ditujukan terhadap bentuk muda. Untuk ini ada beberapa cara pengawasan yang dapat dilakukan yakni:

a.            Secara fisik atau mekanis, yakni dengan menghilangkan tempat yang mungkin dipakai untuk berkembang biak, misalnya menutup sampah dengan rapat dan lain sebagainya.

b.            Secara kimia, yakni menyiram tempat berkembang biak dengan zat kimia, seperti mempergunakan diazinon atau malathion.

c.             Secara biologis, umumnya tidak diatur oleh manusia, seperti misainya semut yang memakan telur atau tempayak lalat dan lain sebagalnya.

d. Secara cultural, yakni dengan mengubah kebiasaan manusia yang menguntungkan berkembang biaknya lalat.

2. Yang ditujukan terhadap bentuk dewasa. Cara pengawasan lalat dewasa bermacam-macam, misalnya:

a.            secara fisik atau mekanis, yakni dengan perangkap, memakai pemukul dan lain sebagainya.

b.            secara kimia, yakni mempergunakan pelbagai macam insektisida. Untuk penggunaan di dalam rumah dipakai larutan pyrethrins 0,1%. Sedangkan untuk penggunaan di luar rumah dapat dipakai larutan DDT 5%, atau larutan lindane 2%. Sayangnya lalat cepat sekali resisten terhadap insektisida, dan karena itu penggunaannya harus hati-hati dan harus dengan dosis yang tepat.

c.             secara biologis, seperti cecak dan pelbagai jenis reptil yang menjadikan lalat sebagai mangsanya.

d.            secara cultural, yakni dengan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan rapi, sehingga tempat tinggal tidak dijadikan sarang berkembang biaknya lalat. Untuk melakukan pengawasan secara cultural ini perlu ditanarrrkan pengertian hidup sehat sejak dari kecil. Di sinilah pentingnya pendidikan kesehatan, yang harus dilakukan pada anak-anak sejak ia mulai mengenal kehidupan sehari-hari. Ke dalam pengawasan cultural ini sekaligus pula dapat dicegah kemungkinan terkena penyakit yang dibawa lalat, misalnya selalu menutup makanan, atau tidak memakan makanan yang terbuka yang sebelumnya telah dihinggapi lalat.

PENGAWASAN KECOAK:

Kecoak adalah salah satu dari .insekta yang termasuk orde orthoptera yang ditandai dengan terdapatnya dua pasang sayap; sayap yang di depan menutupi sayap yang di belakang dan melipat seperti kipas. Kecoak umumnya bertubuh pipih dan oval serta mempunyai sepasang sungut peraba (antena) yang panjang. Warna kecoak bermacam-macam; ada yang coklat, abu-abu serta hitam

Di daerah tropis ditemukan kecoak yang mempunyai warna hijau, kuning, merah atau merah muda. Panjang tubuhnya amat bervariasi sekali, berkisar antara 0,6 cm sampai 7,6 cm.

Kecoak perlu diawasi, karena binatang ini dapat menimbulkan penyakit pada manusia, yang umumnya terjadi secara mekanis. Penyakit yang ditimbulkannya antara lain typhoid, disentri atau keracunan makanan. Pada umumnya kecoak hidup liar di alam. Tetapi beberapa di antaranya hidup berdampingan dengan manusia, dan inilah yang menimbulkan penyakit tersebut. Beberapa macam kecoak yang hidup berdampingan dengan manusia misalnya Kecoak Jerman (Blattela germanica), Kecoak Oriental (Blatta orientalis), Kecoak Coklat (supella supellectillium) dan Kecoak Amerika (Periplaneta americana). Kecoak Amerika adalah jenis kecoak yang besar dengan panjang tubuh sekitar 5 cm, dan karena besarnya sering disebut Kecoak kepik air. Beberapa jenis kecoak dapat terbang, seperti misalnya Kecoak. Smoky Brown (Periplaneta Fuliginess).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here