Home Terkini Pengawasan Khusus pada Tempat Pengolahan Makanan

Pengawasan Khusus pada Tempat Pengolahan Makanan

22
0
Titik Perhatian pemeriksaan tempat pengelolaan makanan dan minuman
Titik Perhatian pemeriksaan tempat pengelolaan makanan dan minuman

Pada pemeriksaan tempat pengelolaan makanan dan minuman, hal-hal yang harus diperhatikan meliputi:

(a)          fasilitas pencucian;

(b)          cara-cara mendisinfeksi;

(c)           pengawasan mutu;

(d)          pembuangan kotoran cair;

(e)          pengumpulan dan pembuangan sampah;

(f)           penyimpanan bahan mentah;

(g)          penyimpanan makanan jadi;

(h)          -perlindungan terhadap debu, uap dan gas.

Pada pemerikssan kamar kecil dan tempat cuci, hal-hal yang harus diperhatikan meliputi:

(a)          tempat buang air besar dan buang air kecil;

(b)          tempat mencuci dan mandi yang harus dilengkapi de. ngan sabun;

(c)           prasarana sanitasi.

Sedangkan pada pemeriksaan karyawan, hal-hal yang harus diperhatikan meliputi:

(a)          surat keterangan kesehatan yang masih berlaku;

(b)          kebersihan dan kerapian umum;

(c)           kebiasaan menangani makanan/minuman;

(d)          kesehatan mereka pada waktu pemeriksaan.

Jika terdapat hal-hal yang mencurigakan, maka PUSKESMAS harus membuat laporan tertulis kepada kantor kesehatan tingkat Kabupaten, jika perlu disertai contoh makanan atau minuman, guna dilakukan pemeriksaan laboratorium. Suatu perusahaan makanan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dapat diusulkan pencabutan ijin usahanya.

KERACUNAN MAKANAN:

Jika seseorang memakan makanan yang mengandung benda asing (organik ataupun anorganik) yang bersifat racun, sehingga mengubah sifat asli makanan tersebut dan mendatangkan penyakit atau gangguan kesehatan bagi yang memakannya, maka keadaan ini disebut keracunan makanan (food poisoning).

Secara umum disebutkan bahwa penyebab dari keracunan makanan ialah semua hal yang dapat mencemari makanan tersebut, yang dibedakan atas 4 macam, yakni:

1.            Tanaman-tanaman yang mengandung racun (toxin). Contoh dari tanaman ini ialah jamuz.. Jika seseorang menderita keracunan jamur, maka gejala yang ditimbulkannya berupa sakit perut, keringatan, miosis dan bradycardia, lalu disusul oleh diare. Penyakit karena keracunan jamur biasanya tidak fatal dan masa inkubasinya ialah antara 1 s/d 3 jam,

2.            Hewan yang mengandung racun (toxin). Contoh dari hewan ini ialah kerang. Gejala yang ditimbulkan berupa paraesthesia pada tangan, dan mulut, lutut terasa lemah, terasa seperti fly, dapat ditambah dengan ataxia, sakit kepala, muntah dan kalau berlanjut bisa sampai paralysis pernapasan dan meninggal. Masa inkubasinya beberapa jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here