Home Terkini USAID dan Bagaimana Penelitiannya Menunjang Pemberian ASI

USAID dan Bagaimana Penelitiannya Menunjang Pemberian ASI

20
0
Laporan-laporan dari tempat tertentu tersedia untuk setiap tempat penelitian pada USAID
Laporan-laporan dari tempat tertentu tersedia untuk setiap tempat penelitian pada USAID

Laporan-laporan dari tempat tertentu tersedia untuk setiap tempat penelitian pada USAID. Suatu penerbitan besar menyimpulkan hasil-hasil penelitian itu dan memberikan suatu analisa komparatif dari berbagai determinan tentang pemberian susu kepada bayi (Winikoff et al. 1988). Hasilhasil penelitian tidak disimpulkan di sini, tetapi pengalaman ikut serta da-lam proyek penelitian ini memberi keterangan tentang banyak uraian yang dikembangkan dalam artikel ini.

Studi ini, seperti banyak studi lain tentang cara-cara memberikan susu kepada bayi, memperlihatkan kerumitan faktor-faktor menentukan polapola pemberian susu kepada bayi dan hampir tidak menyinggung kontroversi itu sendiri. Studi-studi penelitian itu membenarkan apa yang diketahui oleh para penganjur yang paling radikal, sekalipun dalam hati sanubari mereka yaitu bahwa dasar dari keputusan –keputusan seorang ibu untuk memberikan susu kepada bayinya sama sekali tidak sederhana dan terus terang. Promosi dan iklan susu bayi buatan merupakan faktor-faktor yang tidak selalu dapat dibuktikan dengan pasti secara statistik. Faktorfaktor yang menentukan pola-poia pemberian susu kepada bayi banyak seginya, rumit dan tidak dipaharrii dengan baik. Memang terdapat ada kesulitan mengenai meningkatnya penggunaan susu pengganti ASI, tetapi hal ini bukan merupakan salah satu dari persoalan Schumacher yang menuju satu titik pertemuan. Sebaliknya, penelitian tentang pemberian susu kepada bayi merupakan contoh dari suatu persoalan yang mengandung perbedaan pendapat yang tidak dapat diselesaikan dengan cara sederhana. Malahan jawaban-jawaban memihak yang timbul dari penelitian seakanakan bertentangan satu dengan yang lain dan memutar balik orang yang akan memecahkan persoalan ke arah yang bertentangan. Persoalanpersoalan yang mengandung perbeclaan pendapat tidak dapat dipecahkan, melainkan, orang berjuang dengan persoalan itu berulang kali, seperti banyak persoalan manusia yang diteliti oleh para antropolog. Pentingnya persoalan itu tidak terletak pada jawabannya tetapi pada proses interpretasi dan interpretasi ulang yang diperlukannya.

Menerangkan apa sebabnya para ibu banyak mengubah pemberian ASI dengan susu botol berisi susu buatan merupakan suatu persoalan yang tidak menjurus ke satu titik. Setiap keterangan yang timbul dari hasil penelitian pekerjaan wanita, penyakit para ibu, ketegangan kehidupan di kota besar, sistem perawatan kesehatan ketika melahirkan, praktek-praktek pemasaran dari pabrik-pabrik pembuat susu buatan — memberikan jawaban berat sebelah yang tidak begitu saja menyatu ke satu titik. Seringkali hasil penelitian itu tidak menyinggung sama sekali hal-hal yang diajukan oleh kelompok-kelompok penganjur. Sesungguhnya, uraian dari penganjur dan peneliti mempunyai kerangka yang sangat berbeda dalam interpretasi tentang kontroversi susu buatan itu.

Geertz menamakan cara menguraikan yang bertentangan itu sebagai “cara yang samar-samar” (1983: 20). Dalam kontroversi tentang susu bayi buatan itu, uraian-uraian yang paling keras dan jelas ialah uraian dari penganjur, perusahaan dan peneliti. Analogi test yang dikembangkan oleh Geertz sangat cocok untuk kontroversi mengenai susu bayi buatan itu. Teks dari para penganjur dan perusahaan-perusahaan berkembang sebagai reaksi yang satu terhadap yang lain, masing-masing memberikan komentarkomentar dan “terjemahan” untuk membuat teks itu “mudah dibaca” oleh yang lain. Analisis perusahaan tentang penjelasan para penganjur dan analisa penganjur dari penjelasan perusahaan memberikan kritik-kritik yang membuat setiap pihak lebih dapat dipahami oleh pihak yang lain dan memberikan kepada publik suatu kesempatan untuk menilai penjelasanpenjelasan dari kedua belah pihak. Kritik-kritik ini, disampaikan bolakbalik dalam memo-memo untuk menjelaskan “faktor-faktor dan kekeliruan-kekeliruan” di kedua belah pihak.

Uraian penelitian tidak didasarkan pada analisa dari teks perusahaan atau dari para penganjur, melainkan dianggap memberikan kebenaran obyektif yang dapat digunakan oleh pendukung para penganjur atau perusahaan. Akan tetapi interaksi antara pendapat dan penganjur, perusahaan dan para peneliti, penting untuk diperhatikan, karena penelitian lebih sering mernakai dana, secara langsung atau tidak langsung, dari kelompok-kelompok perusahaan daripada dari kelompok-kelompok penganjur. Ini tidak berarti bahwa penelitian yang dibiayai oleh perusahaan-perusahaan farmasi atau makanan yang memasarkan pengganti ASI dan makanan tambahan dengan sengaja dipalsukan, melainkan bahwa sumber pembiayaan mempengaruhi jenis-jenis pertanyaan yang diajukan dan interpretasi yang dibuat. Semakin sulit untuk mendapatkan dana penelitian tentang pemberian susu kepada bayi dan penyebarluasannya yang tidak terikat secara langsung atau tidak langsung kepada kepentingan industri. Sebagaimana seorang rekan mengatakan sambil tersenyum, kalau kita tidak dapat mengritik industri sebaiknya kita berhenti saja berusaha selama anda tidak mengatakan bahwa Nestle membunuh para bayi, karena kita menggunakan uang dari Nestle dalam usaha kita. Yang penting ialah apa yang tidak diteliti, pertanyaan-pertanyaan apa yang tidak ditanyakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here